Hanya sekedar cerita …

Beating Dia …

Gerbang hati terbuka lebar-lebar dan kebahagiaannya menjangkau jauh ke laut …

Ia pun menutup dua belah matanya dan berdo’a dalam kesunyian jiwanya …

Namun ketika ia menuruni bukit, rasa sedih pun merasukinya …

dan ia pun merenung jauh dalam hatinya …

"Bagaimana aku bisa pergi dengan rasa damai dan tanpa duka nestapa?"

Tidak, aku akan meninggalkannya bukannya tanpa luka dalam jiwaku …

Lama sudah aku menjalani hari-hari nyeri di lingkungan tembok ini …

Dan sangat panjang malam-malam kesendirianku …

dan siapa pula bisa terpisah dengan kepedihan dan kesendiriannya tanpa rasa kecewa …

Terlalu banyak sudah serpihan jiwa yang kusebarkan di jalanan ini …

dan terlalu banyak kerinduanku yang telanjang berjalan di perbukitan itu …

dan tidak mungkin aku bisa berpisah dengannya dengan begitu sederhana …

Jangan menilai hanya dari apa yang tampak di depan matamu …

Lihatlah jauh ke dalam … Niscaya kau akan menemukan kebenaran yang tak kau sangka-sangka …

Leave a Reply